Profesor Sondelur dan Kasus Hidung Petrukio

Cerpen Hasan Aspahani

            BAGI Dokter Trompi, Menteri Petrukio adalah pasien istimewa.  Jadwal perawatannya tak boleh digeser.  Tim yang menangani pun terdiri dari tenaga medis terbaik yang dimiliki kliniknya. Menteri Petrukio secara berkala menjalani operasi perbaikan pada hidungnya.  Tepatnya, pemendekan.  Hidung Menteri Petrukio sebenarnya sempurna dan menyempurnakan  ketampanannya.  Mancung memang, tapi ada kelainan yang membuatnya harus menjalani operasi setiap tiga bulan. Hidung Menteri Petrukio selalu tumbuh, bertambah panjang.

Seperti Pinokio dalam dongeng Carlo Collodi? Betul, seperti itu.

Dari catatan medis Dokter Trompi, tiga bulan adalah waktu yang pas untuk operasi, karena pertumbuhannya baru mencapai satu setengah sentimeter. Pernah, Menteri Petrukio melewatkan jadwal operasi sampai enam bulan. Apa yang terjadi? Hidungnya memanjang hingga sembilan senti. Dokter Trompi mengambil kesimpulan, lewat dari tiga bulan, akan ada eskalasi pertumbuhan yang dipicu oleh hormon baru itu, hormon yang belum dikenal dalam dunia medis.

Lanjutkan membaca “Profesor Sondelur dan Kasus Hidung Petrukio”

Iklan