Sungsang

DINDING batu
terbakar cahaya lampu
langit samar seperti gambar
bayi kembar
pada layar monitor
ultrasonografi
dari malam kita
yang hamil tua

Jalan waktu
dilumuti
atribut kabut
tak lagi jelas
batas antara perantara
jenjang-jenjang tangga
jauh sudah jarak selisih
kita tak menginsafi

Dinding waktu
runtuhlah sehari
runtuhlah lagi sehari
seperti membran ketuban
pecah dan kita
saling menghalangi
kita ada di rahim mati
kita tak menyadari.

(2021)

Baca juga
Paling Enak Jadi Bunglon
  • Save

ABIS bikin perkaradi keimin bunka,penyair kita perginonton Soundrenaline(aha, kejauhan banget,yak, tapi biarin!)kagak sadar doike mana-mana, sejak itu,diikuti mata-mata kenpei. Eh, Baca

Mampus Kau Dikoyak-koyak Improvisasi
  • Save

PENGEN ketemu Minguseh ketemu Hutagalung,sama-sama Charles, sih,tapi bu bu bu bukanBukowsky. Potret diri dalam tiga warnadidengerin pagi-pagikayak rekuim bagihidup yang Baca

Halo, Kay!
  • Save

FOTO-FOTO duludi dinding itu,membuat dia bertanyapada masa lalunya,yang tak ada lagidi dalam dirinya,"apakah aku pernahberbahagiabersamanya?" Dia ketakutan sejakmemasuki ruang kerja Baca

Tampar Aku Sekali Lagi, McCluskey
  • Save

SUARA anjingdan tangis bayisuara keretadi rel yang dekatyang kian mendekatmenabrak sunyiyang tak terhalangi. Suara tembakanbeberapa kali. Dia ingatpanduan Clemenza:tembak tepat Baca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share via
Copy link
Powered by Social Snap