Wabah Pasti Berlalu (tapi Tak Dalam Waktu Dekat Ini)

Wabah Pasti Berlalu
(Tapi Tak Dalam Waktu
Dekat Ini)

1.
Kita terkumpul
di bangsal karantina ini

lalu satu per satu pamit
keluar sebentar dan
tak pernah lagi kembali.

2.
Air tak berhenti
mengucur dari kran
yang rusak (selalu rusak)
di kamar mandi bersama.

Lalu datanglah
petugas yang jutek
(wajahnya kering seperti negara)
dengan tagihan
berlipat kali
menguras sisa pesangon
dan kesabaran
yang tekor.

Kita bertengkar
tak ada yang mau
membayar.

3.
Kita terkurung
di bangsal isolasi mandiri
(yang bernama rumah kita sendiri)
dihantui sirine mobil jenazah,
pengumuman kematian
(mereka yang pamit dan tak kembali)
dari pelantang masjid
di seberang jalan,
dan suara peringatan
dari meteran
listrik prabayar.

(2021)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s