Kaca Mata


MATAKU rabun jauh
aku tak bisa melihat diriku sendiri
karena kami selalu berjarak.

Aku perlu kaca mata minus
aku membawa mataku
ke toko kaca mata.

Mataku kuserahkan
pada pemeriksa mata
“Anda lahir tahun berapa?”
dia bertanya pada mataku,
mataku memandangku
dia tahu bahwa
sudah lama aku mengelak
dari pertanyaan itu.

Sambil menunggu
aku melihat-lihat
berbagai kaca mata
dalam berbagai
bingkai dan gagang
yang dipajang di toko itu.

Mataku juga rabun dekat
rulanya itulah sebabnya
kenapa selama ini
aku tak pernah bisa
membaca diriku dengan baik.

Tukang kaca mata
memberiku kaca mata
dengan lensa yang cocok
untuk mataku yang
rabun jauh dan
rabun dekat itu.

Mataku senang
memakai kaca mata yang pas
dengan bingkai masa depan
dan gagangnya masa lalu.

Aku sekarang bisa melihat
dengan jelas
bagaimana diriku dilihat
oleh orang lain
dan bagaimana selama ini
aku melihat orang lain.

(2021)







Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s