Di Kebun Kelapa Bersama Kai Ahmad

KAI Ahmad berjalan di depanku
aku melompati jejak-jejak langkahnya
di antara genangan air sisa hujan
aku bermain dengan bayangannya
di antara bekas kaki dan ban sepeda
aku mengikuti bayangannya
diselingi sapaan orang yang menghormatinya
aku menjadi bayangannya.

Kai Ahmad memeriksa pintu air
sungai sedang mengembalikan air ke laut
mengalir lekas, menderu deras
hanyutlah sabut kelapa, tilambung,
dan buah gumpa, juga yang
jatuh karena tupai telah membuat
lubang pada tempurungnya,
aku mendengar dia menyenandungkan zikir
aku mengikuti nyanyiannya.

Kai Ahmad menebang sebatang buluh cina
dari rumpunan besar yang berbaris
di sepanjang watas
antara kebunnya dan kebun Haji Isur
“Ini ada kutemukan, satu yang panjang dan lurus,
bagus untuk tantaran,” ujarnya,
lalu ia jeratkan nilon di ujungnya
dan ia sematkan mata kail
dan timah pemberat juga,
lalu parangnya ia pinjamkan padaku,
dia suruh aku menyungkal tanah
mencari cacing untuk umpan.

Kai Ahmad bernaung di bawah pohon
bersandar pada batangnya
mengipaskan topi purun
ia selonjorkan kaki
sandal Daimatu ia lepaskan
mengembun peluh pada kaus Cap Swan
ia memejamkan matanya
burung tinjau terbang rendah
seekor bingkarungan menatap awas
ada ular daun di bawah rumpun birah
laba-laba membentangkan jaring
lebah berkunjung ke bunga-bunga
kembang tanjung menyemerbak harumnya
katak melompat ke sumur besar
bergoyanglah daun kembang tanding
putri malu mengatupkan daunnya
aku mengumpulkan ranting kering
beberapa ekor ikan yang kudapat
telah kubersihkan dan
aku akan membakarnya.

Aku berjalan sendiri
tak ada lagi Kai Ahmad
di depanku,
di sisiku,
atau di belakangku,
tapi ia ada berjalan bersamaku,
di manapun aku berjalan
ke manapun aku berjalan.

(2021)

Baca juga
Halo, Kay!
  • Save

FOTO-FOTO duludi dinding itu,membuat dia bertanyapada masa lalunya,yang tak ada lagidi dalam dirinya,"apakah aku pernahberbahagiabersamanya?" Dia ketakutan sejakmemasuki ruang kerja Baca

Paling Enak Jadi Bunglon
  • Save

ABIS bikin perkaradi keimin bunka,penyair kita perginonton Soundrenaline(aha, kejauhan banget,yak, tapi biarin!)kagak sadar doike mana-mana, sejak itu,diikuti mata-mata kenpei. Eh, Baca

Mampus Kau Dikoyak-koyak Improvisasi
  • Save

PENGEN ketemu Minguseh ketemu Hutagalung,sama-sama Charles, sih,tapi bu bu bu bukanBukowsky. Potret diri dalam tiga warnadidengerin pagi-pagikayak rekuim bagihidup yang Baca

Klaketik Klak, Klaketik Klak
  • Save

DI Chicagoatau Pasarminggu,(terserah, dah!)main aja di mari,kalau mau belimangga, pisang,atau jambu,bebuahanlezat bergizibikin lidah pribuminandak lincah menari! Agar jadi anak sehatyang Baca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share via
Copy link
Powered by Social Snap