Rencana Belanja dengan Uang Sangu Rp25

APA yang bisa kau beli
dengan uang sangu Rp25?
Jangan belanja apa-apa
sebelum masuk sekolah,
minum air dan kue bekal
dari rumah. Bermain saja
sepuasnya, atau
baca buku proyek inpres,
di ruang guru itu.

Pada jam istirahat pertama,
kau boleh beli sup singkong
Mama Adang yang berjualan
di kedai seadanya di depan rumahnya
di sebelah kiri sekolah.
Ingat, itu singkongnya
dibeli dari Laduru, petani
dari Buton, yang singkongnya
hapuk, dengan jaminan mutu,
“kalau tidak hapuk
jangan panggil Laduru”.

Atau belilah sehalung
nasi kuning di kedai Acil Ciang,
di seberang sekolah itu,
udangnya segar, dimasak
bumbu bali cabai kering cincang,
dan oh ya juga gurihnya
taburan serundeng pedas.

Di kedai Acil Ciang
kau juga bisa
membeli pencok nanas segar,
perhatikan lincah tangannya
saat mengupas nanas
mengiris seiris demi seiris,
berjatuhan ke cobek bumbu,
yang lebih dahulu ia lumatkan
dengan kelincahan lain,
memirik kacang tanah,
gula merah, dan garam.

Di sebelah kedai Acil Ciang,
masih di seberang sekolah,
Bu Darmin berjualan buras,
kalau kamu mau beli,
lekaslah membeli, dia tak
pernah membuat stok banyak,
apabila habis, dia akan
segera mengangkat meja.

Atau kau bisa beli
es jualanku,
es blok kacang hijau
atau ganepo sirup santan,
aku akan beri bonus untukmu,
kugambarkan Unyil dkk,
di buku gambarmu, atau
gambar apa saja yang kau mau.
Scooby Doo? Huckleberry Hound?
Yogi The Bear? Atau Watoo Watoo?
Flash Gordon atau Johnny Quest?

Dengan satu syarat,
jangan kau kumpulkan
gambar itu pada pelajaran
menggambar. Pak Nadi,
guru kesenian kita tahu
itu gambarku.
Meskipun dia tak pernah
membeli es jualanku.
Pada jam istirahat kedua,
biasanya es jualanku sudah
habis. Tersisa dua termos kosong.
Aku bisa menghitung berapa
penghasilanku hari itu.

Tapi, semua warung
juga telah tutup. Kecuali,
kedai mamanya temanku Budi,
anak penjaga sekolah,
yang menjual goreng pisang
dan es sirup merah, juga
singkong rebus dengan
sambal terasi yang
legendaris itu. Lumayan
penahan lapar sebelum
pulang berjalan kaki
ke rumah.

Tapi cuci benar tangan
dan mulutmu, sebelum
masuk kelas pada jam
terakhir, Bu Armiyah
tak akan suka mencium
bau terasi mengepungnya
saat ia mengajar
bahasa Indonesia.

(2021)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s