Seperti Puisi Neruda Dinyanyikan Dylan / Puisi Hasan Aspahani

AKU seperti selalu tersesat
ke menit-menit akhir film sedih
dengan adegan taksi membawa
seorang perempuan ke bandara
dan menangis ketika menekan
nama seseorang di layar i-Phone,
apakah ada yang ketinggalan
kata lelaki itu, pada panggilan
ketiga, setelah jawaban otomatis
yang membuat layar ponsel itu basah
lalu taksi memutar dan mengalunlah lagu,
kota sepi, langit hampa, tapi malam
perlahan menebar butiran bintang,
lagu itu, kubayangkan, puisi Neruda
dinyanyikan Dylan, atau sebaris lirik
Sapardi disenandungkan Iwan tentang
seorang menanti kekasih tercantik
yang entah datang di hari apa
dengan harapan yang sederhana atau
tentang aku yang menemukan jalan sendiri
di luar adegan film yang kuharapkan
engkau menyaksikannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s