Seperti Puisi Neruda Dinyanyikan Dylan / Puisi Hasan Aspahani

AKU seperti selalu tersesat
ke menit-menit akhir film sedih
dengan adegan taksi membawa
seorang perempuan ke bandara
dan menangis ketika menekan
nama seseorang di layar i-Phone,
apakah ada yang ketinggalan
kata lelaki itu, pada panggilan
ketiga, setelah jawaban otomatis
yang membuat layar ponsel itu basah
lalu taksi memutar dan mengalunlah lagu,
kota sepi, langit hampa, tapi malam
perlahan menebar butiran bintang,
lagu itu, kubayangkan, puisi Neruda
dinyanyikan Dylan, atau sebaris lirik
Sapardi disenandungkan Iwan tentang
seorang menanti kekasih tercantik
yang entah datang di hari apa
dengan harapan yang sederhana atau
tentang aku yang menemukan jalan sendiri
di luar adegan film yang kuharapkan
engkau menyaksikannya.

Baca juga
Memahami Puisi (2): Baca Puisi dengan Keras
Memahami Puisi (2): Baca Puisi dengan Keras

 Oleh Edward Hirsch SEBELUM melangkah terlalu jauh dengan puisi, Anda mula-mula  harus membacanya. Sebenarnya, Anda bisa mempelajari beberapa hal dari Baca

Ini Dia Ghazal Itu
Ini Dia Ghazal Itu

AKU bertemu dengan jejak ghazal. Bentuk syair yang banyak ditulis di Persia, India, Pakistan. Biasanya dalam bahasa Arab dan Urdu, Baca

Di Loket BPJS Kesehatan
Di Loket BPJS Kesehatan

DI loket BPJS Kesehatan ini tangan negara yang berlemak itu mengulur ke hadapanku ke arah tanganku yang terlalu kecil untuk Baca

Sajak Sapardian: Jalanku Padamu
Sajak Sapardian: Jalanku Padamu

Sajak Sapardian:  Jalanku Padamu Sajak Gusti Hasta Aku berada pada jalur-jalur tak terlihat, seperti doa kekasih pada cintanya yang rajin Baca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap