Sebuah Lagu – Joseph Brodsky

Sebuah Lagu
Joseph Brodsky (1940-1996)

Aku harap engkau ada di sini, sayang,
Aku harap engkau ada di sini.
Aku harap engkau di sofa itu
dan aku di dekatnya.
Saputangan itu mungkin milikmu,
airmata itu mungkin airmataku, membebat dagu.
Atau mungkin, mungkin juga,
sebaliknya.

Aku harap engkau ada di sini, sayang,
Aku harap engkau ada di sini.
Aku harap kita berada di mobilku
dan engkau akan menggeser persneling.
Kita tiba-tiba saja berada di suatu tempat lain,
di pantai yang kita tahu namanya.
Atau jika tidak kita akan mereparasi
ke tempat kita tadi.

Aku harap engkau ada di sini, sayang,
Aku harap engkau ada di sini.
Aku harap aku tidak tahu astronomi
ketika bintang muncul,
saat bulan meluncur di air
yang mendesah dan beringsut dalam tidurnya.
Aku berharap hari belum larut petang
untuk meneleponmu.

Aku harap engkau ada di sini, sayang,
di belahan bumi ini,
saat aku duduk di teras
menyeruput bir.
Sudah malam di sini, matahari terbenam;
bocah memekik dan camar merintih.
Apa guna selap-melupa
bila diiringi regang-nyawa?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s