Untuk Siapa Aku Menulis Puisi Hari Ini

AKU menulis
puisi hari ini
untuk berang-berang
di Teluk Marina
Singapura
yang sudah lama
ingin benar berlarian
di pelantar pelancongan
menyapa Merlion
dan bertanya
untuk apa ia
menyemburkan
air dari mulutnya.
Aku menulis
puisi hari ini
ikan-ikan kecil
dan lumba-lumba
di kanal-kanal Venesia
yang sudah lama
ingin bermain
menyembul sebentar saja
di permukaan sungai
tapi lunas dan dayung-dayung gondola
dan wajah-wajah asing turis
itu tak pernah mereka pahami
sejauh itu datang membawa
kesepian hanya untuk
berpura-pura bahagia
di Italia.
Aku menulis
puisi hari ini
untuk kelelawar
dan hewan-hewan liar
yang dibantai tanpa doa
di pasar hewan
di Wuhan, lalu
dijual berama sirip hiu,
sisik trenggiling,
daging anjing,
musang, tikus,
serigala, landak,
burung, hingga anak-anak
lupa pada sajak lama
: angsa, angsa,
kau lengkungkan leher
ke langit dan bernyanyi…
Aku menulis
juga untuk sejenis jasad renik
yang sekali lagi telah
bekerja dengan baik
mengingatkan aku
pada hal-hal yang mudah
sekali kulupakan,
tapi mungkin tidak
pada hari ini
aku menuliskannya.

Satu pemikiran pada “Untuk Siapa Aku Menulis Puisi Hari Ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s