Hwarakadah!

: Demi Pailul dan Panji Koming

PEMILIHAN umum
di negeri ini adalah
pasar loak demokrasi

Di pasar loak
kemenangan tak ada harganya
apalagi bila kau datang
sebagai warga pendatang
yang tak ada dalam daftar pemilih tetap

Ini negeri brengsek yang pura-pura mendengar suaramu

Kau tak akan bisa
melepaskan dirimu
dari benda rongsok
yang hendak kau lego
dan ingatan menyebalkan
yang dilekatkan padamu.

Akui saja,
kau memang pemulung harapan
yang bego

Kau – juga aku – murid yang
makin bodoh dan malas
negeri ini
sekolah dengan
guru-guru yang sibuk
mengumpulkan pungutan
untuk modal buka lapak
di pasar loak
memberi teladan bagaimana
berjualan dengan culas
dan berkelahi
saling menawakkan kursi
ke arah mulut dan kepala kita

Murah sekali bandrol otak
tak terjangkau harga pikiran
di jalan becek dan pesing
ke daerah pasar loak ini

Sepulang dari belanja yang terpaksa
di pasar loak
kau menyesali apa yang kau beli
ternyata hanya barang bekas
yang nyaris tak berguna
hanya sepeda yang tak
membawamu ke mana-mana
tak bisa kau genjot di jalan tol
tak bisa terbang
di landasan pacu bandara yang sepi
tak bisa juga kau tukar dengan ikan
sisa tangkapan kemarin sore
yang tak penting benar
kau tahu atau tak tahu nama-namanya

Lupakanlah,
tapi, hwarakadah,
demi Pailul dan Panji Koming,
demi Kirik dan Bujel

Apa yang dia selipkan
di keranjang belanjamu itu?
Boneka panglima berkuda?
Mainan berbekas darah
dari orde yang baru lalu?

3 pemikiran pada “Hwarakadah!

Tinggalkan Balasan ke Khalish Abniswarin Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s