Dan Lihatlah Unta Itu – Puisi Penyair Iran Simin Behbahani

Dan Lihatlah Unta Itu
Sajak Simin Behbahani (1927-2014)*

“Apakah mereka tidak mempertimbangkan unta, bagaimana ia diciptakan?”
– Alquran, Surah 88:17

Dan lihatlah unta itu, bagaimana ia diciptakan:
bukan dari lumpur dan air,
tetapi, seakan-akan, dari kesabaran dan fatamorgana.
Dan kau tahu bagaimana fatamorgana itu menipu mata.
Dan fatamorgana tak tahu rahasia kesabaranmu:
bagaimana kau menahan haus, pasir, dan ladang garam,
dan menatap mahaluas kehadiran itu dengan mata lelahmu.
Dan lihatlah bagaimana tatapan itu membekas di alur garam
seperti garis tersisa di pipimu sehabis kering tangis.
Dan lihatlah, air mata yang mengalir padamu
atas nama keinsyafan.
Dengan ketiadaan apa kau harus isi ruang kosong ini?
Dan lihatlah di ruang kosong ini agitasi seekor unta yang haus,
menjadi gila melampaui aras kesabarannya,
berat hari agar sabar memikul beban.
Dan lihatlah kilau dua giginya mengertuk murka.
Kesabaran memunculkan kebencian dan membenci luka parah:
lihatlah dengan dendam apa unta itu
menggigit hingga urat darah penunggangnya.
Fatamorgana itu kehilangan kesabarannya.
Dan lihatlah unta itu.

 


Simin Behbahani, putri dua penyair, dilingkungi sastra dan syair sejak usia muda, dan mulai menulis puisinya sendiri sebelum ia menjadi remaja. Dua kali diusulkan untuk Hadiah Nobel Sastra, Behbahani punya pengaruh yang luar biasa baik di lingkaran puisi Iran dan dalam masalah hak asasi manusia; puisinya sangat politis, mencerminkan pandangan feminisnya yang kuat dan kritik terhadap masyarakat di bawah Shah dan Republik Islam. Mengungkap tragedi kemiskinan, prasangka, dan perang – khususnya perang Iran-Irak – puisi Behbahani adalah suara bagi yang tertindas dan terpinggirkan di Iran.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s