Obituari

        : pakde totot

YANG menyedihkan
dari obituari ini
adalah aku menuliskannya untukmu
tapi engkau tak akan
pernah membacanya

Begitulah selalu
sebuah kebaikan dan kenangan baik bekerja
terlalu nyata adanya,
dan tak pernah benar-benar siap
kita untuk mengakui
ketika semua sudah tak lagi ada.

Kita tiba-tiba
jatuh terjerembap
terlempar dari jarum jam
yang rapuh benar dan
sangat besar itu

Kita dilerai pandangan waktu
yang dulu mempertemukan kita
dalam hidup yang sedikit sempat
menghidupkan pertemuan kita

Kita membicarakan apa yang
mungkin bisa kita hidupkan:
buku, cerita, galeri, juga iklan,
atau bioskop misbar di sejumlah kota.

Atau seperi misalnya apa yang
terakhir kali kita lakukan
memperdebatkan segelas kopi susu
(pilihan yang berarti
semacam negosiasi dengan usia, lambung,
dan kadar kafein yang sanggup kita tahan)
sepiring kentang goreng,
pada suatu sore yang sok asyik menata diri
di sebuah kedai di Tjikini.

“Aku sekarang
ingin sebanyak-banyaknya
membantu orang,”
katamu, seperti sebuah sesal,
padahal itulah yang selalu engkau
lakukan selama ini.

Brengsek,
kenapa aku selalu kikuk
di hadapan kematian…

Apakah karena hidup yang baik membawakan
kematianmu pada hari Minggu?
Saat yang seakan mau mengatakan:
matimu adalah pergi liburan
ke taman kehidupan lain
ke tempat yang tak ada lagi waktu
ke tempat di mana engkau bisa benar-benar merayakan kehidupan
ke tempat di mana engkau bisa
         ketemu dan ngobrol sama Tuhan:
         Tuhanmu, Tuhanku,
         Tuhan kita itu.

Untuk-Nya, aku titip salam,
berkas doa kami untukmu pasti sudah ada di meja kerja-Nya.

(dan pasti akan Dia kabulkan)

 

Baca juga
Dengan Lagunya yaitu Seperti Nyanyi
Dengan Lagunya yaitu Seperti Nyanyi

Oleh Hasan Aspahani ADA ketegangan antara kelisanan dan keberaksaraan. Keduanya sesungguhnya saling bergantung. Aksara menangkap dan menyimpan bunyi. Sebaliknya aksara Baca

Feto
Feto

Pucuk pakis raksasa di KRB (Foto: Hasan Aspahani) Pucukmu rahim daun-daun, aku masuk ke damai seperti Baca

Matinya Vito Corleone
  • Save

BERAPA kalidia harus matisebelumbenar-benar mati?Peluru (dari senapanpemburu di Sisilia,atau mulut-mulut senjatapara pembunuh suruhandi seberang kedai buah)tak bisamemastikannya. Vito Corleone matisebagai Baca

Kutulis Sajak yang Tak Pernah Ingin Kutuliskan
Kutulis Sajak yang Tak Pernah Ingin Kutuliskan

AKU tulis sajak ini, sajak yang sebenarnya tak pernah ingin kutuliskan Sebab sajak tak bisa menyelesaikan persoalan kecuali hanya mempersoalkannya Baca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap