Di Depan Sebuah Rumah Pertunjukan

AKU duduk saja di tangga
tiket masuk telah kuberikan
pada seseorang, beberapa menit lagi
pertunjukan dimulai, aku sudah tahu cerita apa
yang akan dipertontonkan, dan aku bosan

Aku duduk saja di tangga
orang ramai datang dengan riang
bergandengan dengan dusta yang kecut
aku tahu siapa saja mereka itu, tapi
mereka pura-pura tak melihat padaku

Aku duduk saja di tangga
di depan sebuah rumah pertunjukan
sebenarnya, siapa yang berdiam dan apa yang ada
di rumah ini? Apakah cuma harapan yang harus
kubeli dengan tiket mahal sekali?

Kemarin kubaca di sisa koran lokal
artikel yang jauh dari headline
seorang menulis ulasan tentang
teater yang redup, aktor yang semakin buruk,
dan manajemen pertunjukan yang bangkrut.

Aku duduk saja di tangga
melihat orang berpura-pura gembira
membeli tiket dengan sisa uang tabungan
yang seharusnya dibayarkan
untuk jaminan kesehatan.

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s