Ruang Renung 1 – Perlukah Konsep Puisi?

SEORANG kawan yang bertungkus-lumus bekerja keras dan sepenuh hati mencintai puisi bertanya, perlukah falsafah puisi bagi seorang penyair? Bagi saya jawabnya ya.

Konsep, falsafah, atau kredo puisi bisa jadi semacam pintu masuk bagi penjelajahan ke puisi-puisi yang kita tuliskan.

Tapi tidaklah kemudian seluruh puisi kita dipertaruhkan pada konsep itu. Penyair boleh saja mencampakkan rumusan yang sebelumnya pernah ia agung-agungkan, lalu mencari pegangan lain yang tak apa-apa apabila itu sama sekali berbeda dengan yang ia yakini sebelumnya.

Kredo mungkin juga tidak harus terumuskan. Biar saja dia menjadi tangan gaib yang membimbing proses persetubuhan ide-ide, kehamilan dan lalu kelahiran puisi.

 

Catatan: Rubrik “Ruang Renung” adalah catatan saya di blog lama saya. Saya mulai menuliskannya 2003. Saya membacanya lagi. Menampilkannya di sini. Dengan tambahan ala kadarnya, dan mungkin nanti juga dengan perubahan besar.

Iklan

Satu pemikiran pada “Ruang Renung 1 – Perlukah Konsep Puisi?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s