Lagu Trubadur – Edward Hirsch

Lagu Trubadur
Edward Hirsch

Terbangun di pagi musim dingin
     menjelang aroma laut
dan berlagu tak tentu tuju,
     betapa hampa padaku tiba.

Aku bermimpi menunggang kuda
     di sepanjang pantai lengang
di mana kami jauh berlari
     hingga hilang di lepas pandang.

Kami berpacu melewati mercusuar
     terbengkalai di bukit pasir
dan berhenti di kandang kecil
     yang tinggal reruntukan.

Terbangun di pagi musim dingin
    menjelang aroma laut
dan berlagu untuk yang tak ada,
     betapa hampa padaku tiba.

Kami mendaki gigir paling tajam
     di daerah yang tak ada, di laut.
Kuda itulah hanya yang tersisa
     dari apa yang kuinginkan ada.

Kami di derah yang dalam untuk diam
     dan tak ada lagi yang tampak ada,
maka kami berdua berjalan
    ke arah pemakaman.

Terbangun di pagi musim dingin
     menjelang aroma laut
dan berlagu tak tentu tuju,
     betapa hampa padaku tiba.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s