Variasi Lain atas Lirik Gurindam Jiwa

AKU melihatmu
mengintai dari balik rindu
lalu esok aku pun akan terbantai
oleh hati yang layu

Rindu yang masak
merunduki hari tak tertuai
aku terperangkap pada lukahku sendiri
telah terikat hati, tak lagi terurai

Patah sehelai selasih
dipermainkan sayap seribu merpati
sekuat apakah kasih kekasih?
tak tertalak kecuali kelak oleh mati

anak bermain seorang sendirian
memungut kemboja jatuh di tanah
sebelum berkubur di telapak tangan
penuhkan airmatamu di sini, menangislah

musim menuai lalu berlalu
harum padi mengharumi hujung-hujung kuku
mungkin surga itulah hulu mudikku
tuan tahu di mana aku menunggu…

Baca juga
Lagu Apa yang Harus Kusiulkan di Kota Itu, Dylan?
Lagu Apa yang Harus Kusiulkan di Kota Itu, Dylan?

  LAGU apa yang harus kusiulkan di jalanan kota itu, Dylan? Langit kota itu masih menyelenggarakan hujan dengan seksama, aku Baca

Aku Membonceng di Sepedamu
puisi
  • Save

: Tjak S. Parlan. AKU sedang membonceng di sepedamu. Aku bocah yang lupa di manaterakhir kali kutinggalkan sepedaku. “Mari kita Baca

Aku Siap Kau Tinggalkan
Aku Siap Kau Tinggalkan

AKU sedang sakit, tapi tak perlu kau datang membesuk, aku hanya ingin meyakinkan bahwa yang kutanggung ini memang rindu Aku Baca

Berkenning-kenning Dahulu, Berpuisi-puisi Kemudian
Berkenning-kenning Dahulu,  Berpuisi-puisi Kemudian

SILAKAN nikmati dulu sajak berikut ini, sajak yang saya susun dari sejumlah kenning: di jendela perasaanku aku hidupkan api sepi Baca

2 thoughts on “Variasi Lain atas Lirik Gurindam Jiwa

  1. Hallo kak.
    Saya senang sekali setiap kali melihat dan membaca tulisan di media ini.
    Terima kasih untuk inspirasinya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap