Beberapa Pelajaran yang Kudapat Setelah Bertemu Dia

: rdp

1.
IA mungkin berpikir dengan puisi. Ada pohon besar, pohon kata, di kepalanya. Rimbun dan subur. Berbuah lebat sekali. Berbagai amsal menggantung matang. Jika hendak mengucap, ia tinggal pergi memetiknya. Tapi ia biarkan juga kelelawar mencuri pada malam-malam ia meninggalkan dirinya sendiri.

2.
Ia menulis seperti penebang. Ia pandai memanjat. Tapi pohon-pohon kata di kepalanya harus tumbang, dengan kapak di tangannya sendiri, agar terendam batang besar itu. Ia tahu akan tumbuh tunas-tunas baru, akan matang buah-buah amsal baru. Sebagai perantau, begitulah ia ingin memasuki, kepalanya sendiri.

3.
Ia telah banyak memakan jalan. Ia telah menemukan tapi ia terus saja berjalan. Ia tahu musim tak selalu kemarau. Ia tahu pohon tak selalu meranggas, dan akan berjatuhan benih-benih baru. Ia ingin seperti pohon yang tumbuh di kepalanya, yang bayangannya meneduhkan, yang terbawa kemana pun ia mencari jalan.

Iklan

2 pemikiran pada “Beberapa Pelajaran yang Kudapat Setelah Bertemu Dia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s