Monolog Singkat Hang Tuah

YANG berasal dari laut, akan kembali ke laut

tapi perjalanan itu melewati sungai yang berbeda
mengalir di sungai yang tak ada

Apa yang mempertemukan kita sebenarnya, Hang Jebat?
Geram marah itukah?
Pada bandit merampas sisa penjualan pati sagu?
Pada lanun yang membakar kapal kayu?

Kenapa kita berbaiat pada Sultan, Hang Kasturi?
Karena marwah melekat pada cap plakat?
Karena tali yang mengikat kita pada kaki kursi singgasana?

Kenapa kita setia pada kerajaan, Hang Lekiu?
Karena hanya dengan ini, tak akan hilang Melayu di bumi?
Dengan keris yang kita rebut dari tangan Taming Sari?

Kita ternyata tak banyak tahu
tentang siapa yang duduk di tahta itu
kita hanya berbaiat dan setia,
dan karena itu Melayu menjadi adat dan menjadi ada
dalam darah yang membuka luka-luka, mengalir,
menjadi sungai yang berbeda,
sungai yang tak ada

Dan kembalilah kita ke laut, mengingat asal kita.

 

Iklan

Satu pemikiran pada “Monolog Singkat Hang Tuah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s