Prelude to Attitude – Conrad Aiken

Conrad Aiken
Elu-eluan bagi Leluri (Prelude to Attitude)
V

Putus asa, yang mencari diri yang dia sendiri,
Perasaan itu sendiri, kilauan kelam dendam,
Warna, cahaya, kedalaman, yang berlalu lekas
Tentang dirimu dan pikiranmu, aku jatuh dan jatuh
Dari kata tebing ke kata jurang, dan meleburkan
Jantung, otak, dan semangat dalam kenyataan memuakkan:
Bila dengan puisi, segalanya musti dilambangkan.

Apakah lambang? Yaitu “orang terbungkuk membungkuk
memegang kertas yang dihantam hembusan angin”;
Yaitu “ranjang krokus melekuk dalam hembusan angin,”
Cahaya, yang “pecah di paras air dengan gelombang,”
Sayap yang “sampai dalam hembusan tak terduga.”
Ini, dan tak lebih dari ini, dan lebih dari ini.
Pikiran, hantu pemikiran, hantu dalam cermin.

Genggamlah sinar di tanganmu, seberkas cahaya,
Sesinar sinar emas terang, benih-benih debu,
Pegang sebentar, dan rasakan jantungnya, dan rasakan
Denyut nadi cahaya di antara jari-jemarimu:
Lalu biarkan ia lari darimu, dan temukan rumahnya
Dalam kegelapan, ibu cahaya: dan ini akan terjadi
Lambangnya lambang, kunci bagi kunci, cuping hati.

Kaca pecah, dan cairan tumpah; tali
mencetar dan musik berhenti; awan bergerak
Menutupi matahari, dan bidang hijau jadi gelap.
Ini juga adalah lambang: yang jauh dan yang dekat
Seperti itu; mereka tinggalkan inti perak tak tercerna;
Daun emas yang dicerabut; kelopak pahit
yang perawan; dan Engkau yang berputar tak dikenal.

 


Teks asli baca di sini.

Baca juga
Di Hadapan Jenazah Santino
  • Save

KETIKA dia terbaringdengan punggung hancurkarena hujan peluru,pada malam itu, merekamembantai Santino. "Lihat, bagaimanamereka membunuh anakku,"katanya kepada Bonasera. Si perias jenazah Baca

Serahkan Tugas Itu Kepada Clemenza
  • Save

"SERAHKAN tugas itukepada Clemenza," katanyakepada Tom Hagen,penasihatnya, yangbukan orang Italia. Di Amerika, (jugadi mana-mana, yangbukan Amerika), akanselalu ada jalan buntubagi Baca

Dia Mendengar Kalimat Itu di Mana-mana
  • Save

DIA mendengarkalimat itu di mana-manadi ruang kerja ayahnya,di tengah pertengkaran keluarga,di meja restorandari mulut seseorangyang baru sajamemerintahkanpembunuhan,juga dalam perundingandi Vatikan. Baca

Mampus Kau Dikoyak-koyak Improvisasi
  • Save

PENGEN ketemu Minguseh ketemu Hutagalung,sama-sama Charles, sih,tapi bu bu bu bukanBukowsky. Potret diri dalam tiga warnadidengerin pagi-pagikayak rekuim bagihidup yang Baca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share via
Copy link
Powered by Social Snap