Prelude to Attitude – Conrad Aiken

Conrad Aiken
 Elu-eluan bagi Leluri (Prelude to Attitude)

III

Tidur: dan antara mata memejam yang tertidur,
Dari kegelapan roh yang masih jua tetap meratap,
Jalan yang terbakar airmata. O Tuhan, O Tuhan,
Sengeri apa dunia ini, tidak ada jalan keluar
Bahkan dalam tidur? Antara selubung tertutup rekat
Datang airmata, bergayut di bulumata, jatuh:
Simbol dari mimpi-mimpi raksasa, yang berguncang
Jiwa rahasia yang tidur …. Dan aku turun
Pada tebing hijau yang menghadap lautan dunia;
Pantai bencana: di mana kerangka kapal dan karang
Tercampur; dan ombak menghantam membawa layar
Pelaut yang tak mahir, menuju celaka. Burung camar
Jatuh di awan di atas rongsokan yang busuk di sana;
Udara menggemakan jerit para pemakan bangkai.

Mimpi: dan antara kelopak tertungkup mimpi
Kengerian tak terbatas yang mengabur biru:
Salju: kesunyian: kematian: jurang Ketiadaan.
O Tuhan, O Tuhan, biar jiwa luka itu berdamai.
Bawa dia dari perbudakan mimpi yang sengit ini.
Lepaskan bayangan ini dari asalnya, benda ini
Dari bayangannya. Biarkan armada jiwa ini pergi, –
Jauh, – menjauh, – dari langkah ke langkah gelap, –
Dari gelap ke yang lebih gelap, dari gelap ke sisa-sisa, –
Dan jangan biarkan Theseus – benang kenangan
Bersinar di labirin itu, atau di tangga itu,
memandunya; membawanya, di mana dia mengada,
Ingatan pada dunia yang koyak dan terlupa.

 

 

Baca juga
Penulis Surat Cinta
Penulis Surat Cinta

LALU lewatlah cerita itujalan panjang halaman bukuke lapangan basah masa kecil kita. Udara lepas kata-katakita mengejar dan menangkapinyadengan mulut dan Baca

Kapsul Waktu
Kapsul Waktu

SEORANG remaja mendatangi Istana, dia ingin mengambil kembali surat yang dia kirim untuk presiden pada tahun 2015 lalu, ketika dia Baca

Komentar Seorang Teman Setelah Membaca Puisiku
Komentar Seorang Teman Setelah Membaca Puisiku

KAU perancang busana. Puisimu kau ciptakan untuk para model bertubuh sempurna. Aku tak akan pernah memakai puisimu seperti para model Baca

Chairil di Studio UFM, Jakarta
Chairil di Studio UFM, Jakarta

Membincangkan buku "Chairil" bersama Tony Thamrin di UFM, Jakarta, Kamis, 12 Januari 2016. (foto: UFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap