Berkenning-kenning Dahulu, Berpuisi-puisi Kemudian

SILAKAN nikmati dulu sajak berikut ini, sajak yang saya susun dari sejumlah kenning:

di jendela perasaanku
aku hidupkan api sepi itu

di langit hatiku
kuhadapi badai rindu itu

di wajah jiwaku
ketaburkan peluluh benci itu

di danau tangisku
keselancari gelombang kehilangan itu

masuklah ke dalam mataku
temukanlah cintaku di situ

(Masuklah ke dalam Mataku, 2018)

klinikpuisiKENNING adalah sejenis bahasa kias, semacam metafora yang padat. Kenning adalah cara mengucapkan suatu benda tidak secara langsung, tetapi menggunakan frasa, terdiri dari dua kata lain yang mengarah kepada benda itu.

Kenning berasal bahasa Norwegia kuno, ‘kenna’, artinya ‘memberi nama’, ‘mengetahui’, ‘mengartikan’. Cara ini banyak dipakai dalam puisi-puisi Jerman kuno, Inggris kuno, Norwegia kuno, Skandinavia, dan Islandia.

Dalam puisi, pemakaian Kenning menarik, sebab sejak dari kata kita sudah berpikir untuk mencari cara ucap yang lain dari suatu kata yang hendak kita sajakkan, atau kita pakai dalam sajak kita. Kenning melatih kita mahir mengorek kata, memilih diksi, menemukan ucapan yang khas dan pas.

Contoh:

darah — laut luka
laut — jalur paus
maut — perampok kehidupan
tubuh — rumah tulang
perhu — penjelajah gelombang
tentara — anak perang
pandai besi – penempa api
garam — kecupan laut
darah — sungai panjang
sukma — telaga darah
hidup — gelombang sukma

Tiga contoh terakhir di atas saya ambil dari sajak Sapardi Djoko Damono.

Dalam diriku mengalir sungai panjang,
Darah namanya;
Dalam diriku menggenang telaga darah,
Sukma namanya;
Dalam diriku meriak gelombang sukma,
Hidup namanya!

Dan karena hidup itu indah,
Aku menangis sepuas-puasnya

(Dalam Diriku, Sapardi Djoko Damoni, 1980)

Kita bisa melatih diri kita mahir memainkan jurus Kenning ini untuk puisi kita dengan cara (saya adaptasi dari artikel Debby Potts, di situs Poetry Society):

1. Bayangkan sebuah objek, benda nyata, yang ingin kita kerjakan. Apa saja: angin, cinta, tubuh, rumah, waktu, hujan, mata, dll.

Lalu buat daftar hal-hal yang dapat mewakili atau bertindak sebagai metafora untuk objek kita dalam beberapa cara. Ini akan menjadi ‘kata dasar’ dari kenning kita.

Pikirkan tentang bagaimana objek kita terlihat, terasa, bergerak, bau, suara, dan rasanya ketika mempertimbangkan apa yang mungkin kita bandingkan dengannya.

Kita ambil ‘mata’ dan ‘cinta’:

MATA: hati, tangis, jiwa, perasaan, cahaya, bayangan

CINTA: benci, rindu, sepi, kehilangan, pelukan,

2. Susun daftar lain yang mencakup hal-hal yang menggambarkan objek yang kita pilih, dan objek lain yang terkait dengan objek kita dalam beberapa cara.

Daftar ini akan menjadi ‘determinan’ dari kenning kita, petunjuk yang membantu pembaca kita menemukan jawaban dari ‘teka-teki’ kenning kita.

MATA: wajah, danau, jendela, lampu, pintu, langit.

CINTA: gelombang, tali, api, laut, badai, peluluh.

3. Sekarang susun kenning kita. Kita dapat melakukan ini dengan memilih kata dari daftar kedua kita (determinan) untuk berpasangan dengan kata-kata dari daftar pertama kita (kata dasar).

MATA: wajah jiwa, jendela rasa, pintu cahaya, jendela tangis, langit hati, danau tangis, dll.

CINTA: peluluh benci, badai rindu, api sepi, tali pelukan, gelombang kehilangan.

4. Jika kita sudah yakin telah memiliki seperangkat kenning yang kuat, selanjutnya kita gubah puisi tentang suatu objek atau elemen dari kata alami menggunakan kenning tadi.

Sajak di awal tulisan ini disusun dari kenning di atas.  Ibarat bata, kenning-kening itu saya rekatkan, dengan semen kata-kata lain, dan saya sepenuhnya bebas menyusun bata-bata itu membentuk bangunan yang seindah mungkin. Selamat mencoba!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s