Menyelidik Diksi Puisi

klinikpuisiDIKSI itu pilihan kata, kata Gorys Keraf dalam bukunya “Diksi dan Gaya Bahasa”. Bagi saya: memilih kata! Saat menulis puisi – proses mendiksi atau memilih kata, adalah tahap yang penting.

Sebenarnya, saat kita berbicara – tindakan menggunakan kata itu – pada situasi tertentu, kita harus memilih kata yang pas agar apa yang ingin kita ucapkan tersampaikan dengan pas dan pantas. Itu juga diksi.

Puisi membuka peluang besar dan leluasa bagi kita untuk melakukan pemilihan kata, dan itu sesungguhnya adalah bagian yang menawarkan kenikmatan ketika kita menulis puisi.

Bagaimana kita bisa memilih dengan baik kalau kita tak punya banyak perbendaharaan kata untuk jadi pilihan kata? Maka tak ada cara lain, kalau ingin diksi kita maksimal: kuasailah kata sebanyak-banyaknya! Bagaimana caranya? Banyak-banyaklah bertemu dengan kata, di buku, di lidah orang, di surat kabar, di kamus, di kemasan kue, di kotak obat, di mana saja!

Coba rasakan: tampar, tinju, tempeleng, jotos, gampar, hantam, tumbuk, pukul. Apa yg sama dan apa nuansa makna yang berbeda dari kata-kata itu? Jika kau ingin mengucapkan sesuatu dalam puisimu, mana yang paling pas mewakili makna yang ingin kau sampaikan? Itulah diksi! Mencari cara, kata, ungkapan yang paling pas dengan gagasan kita.

Kamus itu dokumen, bahwa pernah ada, sedang ada, ada tapi tak lagi dipakai, sejumlah kata. Kamus bisa jadi rujukan. Ketika merujuk ke kamus untuk mencari, atau melacak kata, kita boleh taat, patuh, atau membangkang padanya.

Itulah bedanya diksi dalam teks puisi dan dalam naskah lain. Dalam puisi diksi bisa kita ajak menggila, kita ajak nakal, sok jinak padahal binal! Atau kita ajak berdamai, duduk-duduk santai, menikmati ketenangan.

 

Iklan

2 pemikiran pada “Menyelidik Diksi Puisi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s