Yang Liris dan yang Imajis

klinikpuisiMULA-MULA amatilah alam atau hayatilah sebuah peristiwa dengan cermat, secermat-cermatnya. Jika pemandangan yang kau amati atau peristiwa yang kau alamai itu membangkitkan kenanganmu akan suatu hal, lalu imajinasimu tergerak untuk menggambar dengan kata-kata, kau berada dalam satu momen puitis. Tangkaplah momen itu dan menulislah.

SAJAK IMAJIS. Jika dalam puisimu kau melukiskan saja dengan hidup apa yang kau amati tadi, tanpa memberikan komentar atau pendapatmu tentang pemandangan itu, juga tanpa hendak memberi amanat apa-apa, maka kau menulis sebuah sajak imajis.

Contoh 1.

Sebuah bulan sempurna
Bersinar agak merah
Lingkarannya di sana
Awan menggaris bawah

Sungai Mississippi
Lebar dan keruh
Bunyi-bunyi sepi
Amat gemuruh

Ladang-ladang jagung
Rawa-rawa dukana
Serangga mendengung
Sampailah suara

Cuaca musim gugur
Bukit membisu
Asap yang hancur
Biru abu-abu

Danau yang di sana
Seribu burung belibis
Lereng pohon pina
Angin pun gerismis

(Pantun Terang Bulan di Midwest – Taufik Ismail, 1971)

Taufik Ismail (l. 1935) di sajaknya di atas benar-benar hanya melukiskan apa yang ia lihat. Begitulah sajak imajis, ia mendedahkan gambar atau imaji kepada pembaca; gambar itu disuguhkan langsung, dengan bahasa yang lugas, tanpa kembang-kembang bahasa figuratif; kata sifat agak dibatasi pemakaiannya karena cenderung akan membuat dekorasi yang justru mengaburkan gambar yang hendak kita susun.

Emosi tidak ditonjolkan dalam sajak imajis, meskipun sebenarnya perasaan si penulis tersimpan di sana. Ketika ia menuliskan pemandangan itu di dalam sajak, adalah bukti bahwa si penyair dimabuk pesona. Jika perasaan atau emosi itu yang ingin dihadirkan maka yang kita tulis adalah sebuah sajak liris.

 

SAJAK LIRIS. Sajak liris adalah sajak yang mengekspresikan emosi atau perasaan personal. Biasanya ditulis dengan sudut padang orang pertama. Penyair di sini tak lagi hanya melukiskan, tapi ia juga menyatukan atau menghadirkan perasaannya di sana.

Kata Sapardi Djoko Damono (l. 1940), “Untuk menuliskan sajak liris yang baik, penyair harus cermat mengamati dan mencatat perasaan-perasaan sendiri dan peristiwa-peristiwa di alam sekitarnya.” Sapardi menguraikan itu dalam tulisannya “Keremang-remangan Suatu Gaya”, sebuah ulasan beliau atas sajak Abdul Hadi WM.

Sajak liris yang kuat, kata Sapardi, mengandung dua elemen penting yaitu menyatakan perasaan yang samar-samar dan dengan cara yang sederhana menyatukannya dengan alam sekitar. “Ujian bagi penyair liris: ia mungkin tergelincir ke dalam sajak-sajak gelap, sajak-sajak yang sama sekali kehilangan kontak dengan pembaca atau ia menghasilkan sajak yang habis sekali baca bahkan tidak jarang sudah habis sebelum dibaca sampai terakhir,” kata Sapardi.

Contoh 2.

Ada yang memisahkan kita, jam dinding ini
ada yang mengisahkan kita, bumi bisik-bisik ini
ada. Tapi tak ada kucium wangi kainmu sebelum pergi
tak ada. Tapi langkah gerimis bukan sendiri

(Sajak Samar; Abdul Hadi WM; 1967)

Perasaan yang ingin diungkapkan oleh Abdul Hadi WM di dalam sajaknya di atas adalah rasa kehilangan. Ia ungkapkan, tumpangkan, susupkan, perasaan itu lewat peristiwa sederhana yang ada di sekitarnya: detak jam dinding, suara-suara yang ia sebut sebagai bisik-bisik bumi, aroma khas wangi kain, dan suara gerimis.

Menurut batasan yang ditegaskan Sapardi sebagaimana kita kutip di atas, ini sajak liris yang sangat berhasil. Penyair berhasil meletakkan sajaknya pada wilayah yang memisahkan kedua kemungkinan yang ia sebutkan, tidak jatuh menjadi sajak gelap, dan tidak juga menjadi sajak terang benderang yang habis sekali baca.

 

 

 

 

Iklan

2 pemikiran pada “Yang Liris dan yang Imajis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s