Seraya Minum Kopi, 3

: Rosidi dan kopi Sarongge

PANAS adalah renjana yang dititipkan api kepadamu
Air adalah cinta yang dipersembahkan musim untukmu
Pahit adalah kenangan yang dibayangkan tanah tentangmu

Masam adalah kepasrahan yang kutafsirkan dari ceritamu
Hitam adalah kekuatan bertahan yang kau ajarkan kepadaku

Serbuk yang mengampas di dasar cangkir adalah keikhlasan
yang kau tak tahu, bagaimana kau membuat aku mengerti
tentang penerimaan dan penolakan, setelah kureguk kamu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s