Seraya Minum Kopi, 3

: Rosidi dan kopi Sarongge

PANAS adalah renjana yang dititipkan api kepadamu
Air adalah cinta yang dipersembahkan musim untukmu
Pahit adalah kenangan yang dibayangkan tanah tentangmu

Masam adalah kepasrahan yang kutafsirkan dari ceritamu
Hitam adalah kekuatan bertahan yang kau ajarkan kepadaku

Serbuk yang mengampas di dasar cangkir adalah keikhlasan
yang kau tak tahu, bagaimana kau membuat aku mengerti
tentang penerimaan dan penolakan, setelah kureguk kamu.

Baca juga
Halo, Kay!
  • Save

FOTO-FOTO duludi dinding itu,membuat dia bertanyapada masa lalunya,yang tak ada lagidi dalam dirinya,"apakah aku pernahberbahagiabersamanya?" Dia ketakutan sejakmemasuki ruang kerja Baca

Di Hadapan Jenazah Santino
  • Save

KETIKA dia terbaringdengan punggung hancurkarena hujan peluru,pada malam itu, merekamembantai Santino. "Lihat, bagaimanamereka membunuh anakku,"katanya kepada Bonasera. Si perias jenazah Baca

Klaketik Klak, Klaketik Klak
  • Save

DI Chicagoatau Pasarminggu,(terserah, dah!)main aja di mari,kalau mau belimangga, pisang,atau jambu,bebuahanlezat bergizibikin lidah pribuminandak lincah menari! Agar jadi anak sehatyang Baca

Paling Enak Jadi Bunglon
  • Save

ABIS bikin perkaradi keimin bunka,penyair kita perginonton Soundrenaline(aha, kejauhan banget,yak, tapi biarin!)kagak sadar doike mana-mana, sejak itu,diikuti mata-mata kenpei. Eh, Baca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share via
Copy link
Powered by Social Snap