Untuk Apa Sebuah Novel Dituliskan?

UNTUK apa sebuah novel dituliskan?
Jika sebait sajak mungkin akan bisa mengucapkan segalanya?

Aku tersesat jauh dalam sebuah draf yang kekal
dan tokoh-tokoh yang kuberi nasib yang tak sedap
menyekapku dalam premis yang harus lekas kujawab

Aku mungkin hanya ingin riwayat yang lain
dari apa yang tak akan kutuliskan dalam otobiografi yang berdusta
atau mungkin ingin bisa kembali ke tahun dengan usia belasan
untuk mengulang kebodohan yang sama dengan kebodohan yang sama

Ya, aku – seperti kamu – pernah sebodoh itu, tapi kita berani
misalnya, ketika meninggalkan kelas biologi
dan berkumpul di depan televisi
untuk seorang petinju yang menjatuhkan lawan di ronde pertama

Aku ingin menjadi aku yang lebih cermat mencatat apa-apa yang kelak
akan kutuliskan menjadi puisi yang tetap saja bertanya…

Ini sudah sekuen berapa?
Apakah ini skrip yang akan kuajukan
nanti kepada hidup yang kusaksikan dari balik kamera?

Ya, kenapa sebuah novel dituliskan?
Mungkin karena sebait sajak ingin mencari dari mana asalnya.

(2018)

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s