Ibu, 2

KAU sejak semula hanya ingin menjadi ibu
bagi dirimu sendiri, menggantikan ibumu yang
pergi membawa adik yang tak sempat dilahirkan

Kau sejak semula hanya ingin menjadi ibu
bagi kami, anak-anakmu, yang kau persiapkan
untuk kapan saja bisa lekas kau tinggalkan

Kau sejak semula hanya ingin menjadi ibu
yang tak kehilangan apa-apa dan tetap menjadi
ibu bagi kami yang satu per satu meninggalkanmu

Baca juga
Sajak Sapardian: Apakah Aku harus Menciumnya Terlebih Dahulu?
Sajak Sapardian: Apakah Aku harus Menciumnya Terlebih Dahulu?

Jangan mengatupkan bibirmu padaku seperti kuntum mawar, Aku ingin kecupan - biarkan bibirmu menjawab permohonanku. - Mirza Ghalib SEPERTI mawar Baca

Karmina dan Tradisi Puisi Pendek Kita (1)
Karmina dan Tradisi Puisi Pendek Kita (1)

KITA, komunitas-komunitas bangsa yang hidup di kawasan nusantara, yang sejak lama telah terhubung dalam bahasa Melayu, sudah lama pula akrab Baca

Semacam Montase Kecil dari Beberapa Sobekan Lukisan Surealis
Semacam Montase Kecil dari Beberapa Sobekan Lukisan Surealis

sesayap angsa        tanju di beranda mata              serasa sesisa shisha meluluh bilangan        sepanah anak waktu              di busur Baca

Catatan 2020, 1
Catatan 2020, 1

TAHUN hampir habisaku semakin tergagap-gagapdi hadapan almanak: sangkar yang mengurungbilangan besar yang ingin benar melepaskan diri. Hari-hari unggas lapar dan Baca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap