Serial puisi dari pentas Perempuan-Perempuan Chairil (6)

Processed with VSCO with m5 preset
Reza Rahadian dan Sri Qadariatin (Foto oleh Mawan Kelana untuk Titimangsa Foundation, 2017)

 

Lalu Melupa Lagi Membawa Mimpi

 

PEREMPUAN… (kayu dalam unggun api dan aku pejalan
membangun kemah di pantai yang jauh dari pelabuhan

Payung dalam hujan malam dan aku tak lagi peduli
sebasah apa, karena tahu nanti akan kering sendiri

Tebaran cahaya di cakrawala, tapi aku tak tahu waktu
ini fajar atau senja? Lalu melupa lagi membawa mimpi

Perempuan, dengannya dan tentangnya kutuliskan sajak
dan aku tahu akan terlambat kumengerti diriku sendiri)

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s