Serial puisi dari pentas Perempuan-Perempuan Chairil (2)

Processed with VSCO with m5 preset
Chelsea Islan, Reza Rahadian dalam sesi latihan pentas “Perempuan-Perempuan Chairil”. Foto oleh Mawan Kelana untuk Titimangsa Foundation, 2017.

 

Segera Kupadamkan Lampu Beranda

 

KAU mungkin telah menemukan cinta itu dalam diriku
tetapi aku mencari sandaran pada daratan yang lain

Kau meneriakkan kesunyianmu dalam bahasa yang kumengerti
tetapi aku bicara bukan dalam bahasamu dan tak kepadamu

Kau datang, dan kubuka pagar, dan aku tertawa bersamamu
tetapi petang matang, dan segera kupadamkan lampu beranda

Kau melihatku bicara, berjalan, berdansa, bernyanyi di atas
panggung itu, tapi itu orang yang lain, tapi itu bukan aku.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s