Allium, 2

       BAGAIMANA caraku menyimpan aku dalam cintaku itu? Seperti kulit bawang yang tipis, terus tumbuh tekun, selapis, lalu selapis. Aku mungkin seakan dalam perangkap yang kuat di sana, tapi aku memang tak ingin ke mana-mana.

       Bagaimana caraku menyembunyikan tangisan dalam diam itu? Kau tak tahu sampai seseorang – mungkin juru masak yang hendak menyajikan makan malam untukmu – mengiriskan pisaunya, dan air mataku sampai ke matanya.

 


:: Ditulis sebagai tafsir atas sketsa Putu Fajar Arcana di akun IG-nya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s