Sebagai Usaha Memelihara Kejutan

SETIAP kali bertemu lagi, kami kembali saling memperkenalkan diri
Sebagai usaha memelihara kejutan, melawan hidup yang membosankan

“Perkenalkan, aku makhluk asing yang lupa memakai topeng,” katanya.

“Hai, kegelapan, aku penyair dengan bait puisi yang kian serupa dengan
judul berita-berita online,” ujarku menyambut uluran tangannya.

Kami memilih sebuah sudut, di dekat toilet,  yang memungkinkan kami
berbincang dengan suara paling perlahan yang bisa saling kami perdengarkan.

“Kau belum juga bisa mengerti aku,” katanya, sebelum pergi, terhalau
ramai suara anak muda, setengah usia kami. Lalu aku menggerutu sendiri,
“Seharusnya memang kita tak lagi bertemu di tempat seperti ini…”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s