Menemui Engkau, Menjemput Engkau

JANGAN paksa aku, katamu
tapi aku bantarkan juga diriku
belum mau percaya, apa yang kausebut sebagai percuma,
bayang-bayang kita itu, selalu saja, menerimaku kembali
masuk lagi ke dalam darahku
menemui engkau

Jangan kenang aku, katamu
tapi ingatan kita bermula dari mata peristiwa yang sama
yang mengalir sabar ke muara-muara
yang sebenarnya adalah laut yang itu-itu juga
kembali ke langit yang aku bayangkan ada
menjemput engkau

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s