Yang Menjadi Tersangka Korupsi Lagi

SEMENJAK semula jejak, kita mencoba lawan sekuat kuasa waktu
hidupnya kota kita himpun di lingkar meja yang sefana makna
dengan kopi yang terkenal itu, juga sepi, dan sepisin kue keju.

“Tolong matikan itu,” katamu pada selembar bayangan di balik bar.

Ia lalu mematikan televisi yang dengan malas mengulang siaran
ketua dewan rakyat yang terhormat menjadi tersangka korupsi lagi.

“Bukan. Bukan itu, bosan, tapi itu,” kataku menunjuk wajah waktu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s