Sajak tentang Hujan yang Kupikirkan dalam Bahasa Banjar dan Kutuliskan dalam Bahasa Indonesia

BERSAMA hujan yang meriah aku pulang dari sekolah
Bersama hujan yang megah aku susul ayah ke sawah
Aku dan hujan berkejaran di sepanjang jalan itu
Aku dan hujan tak berbaju juga tak bersepatu

Langit bersih ketika aku sampai di sawah, hujan
tak bisa sembunyi dari aku, aku melihatnya ada
di daun-daun padi, di batang-batang padi, menggenang
di antara rumpun padi, juga di wajah ayahku yang basah

“Kamu sudah makan?” ayahku tidak bertanya, ia mengingatkan
Di antara rumpun padi, hujan tersenyum, “jangan salahkan
kami, jangan salahkan kami,” katanya. Ayahku tahu
kalau bertemu dengan hujan, aku selalu lupa pada makan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s