Lokomoteks Edisi 7 / Oktober 2017: Kopi, Kota, Mimpi

LOKOMOTEKS

LOKO OKTOBER 2017

LOKOMOTEKS EDISI 7 / OKTOBER 2017

Dari Kami:
Menghidupkan Mimpi
dan Membangun Kota
dengan Secangkir Kopi

Joko Pinurbo pernah menulis  “Kurang atau lebih, setiap rezeki perlu dirayakan dengan secangkir kopi,” namun bagi petani, pengusaha warung kopi, justru dari secangkir kopilah ada rezeki yang bisa kurang atau lebih.  Baik pecinta kopi atau yang tidak, pastinya selalu bermimpi untuk bisa beroleh rezeki. Kapan dan di mana saja.

Konon, untuk bisa menikmati rezeki biar seminimal apapun yang didapat adalah dengan cara bersyukur. Dengan bersyukur, setiap yang terjadi dalam hidup bisa dirayakan meskipun hanya dengan seulas senyuman. Ada adagium Latin begini, “Dum spiro, spero,” yang artinya adalah “Selama saya (masih) bernapas, saya berharap,” maksudnya adalah hidup tidak bisa dipisahkan dengan harapan, dengan impian.

Selengkapnya…


Kopi

  1. Puisi-Puisi Afrizal Malna
  2. Astrajingga Asmasubrata – Di Hadapan Secangkir Kopi
  3. Sajak-Sajak Bresman Marpaung
  4. Dino Umahuk – Inlanders Klinken
  5. Ferdi Afrar – Tualang Kopi
  6. Hasan Aspahani – Sekilas Napak Tilas…

Lihat pos aslinya 141 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s