Paragraf Pertama untuk Sebuah Novel

ADA biola menyuarakan lolongan sekawanan hewan. Seperti minta petunjuk untuk kembali menemukan jalan. Seekor anjing liar yang lapar mendengarkannya dengan cemas. Setangkai payung tertinggal di batas antara desa dan hutan.  Pohon-pohon tidak menjatuhkan daun pada pagi hari. Haruskah disebutkan di sana ada jejak sepatu.  Haruskah disebutkan juga saat itu sungai bisu. Muara dibendung oleh pasang.   Biola itu terdengar lagi.  Si anjing liar tadi tertidur. Siapa tahu dia sedang bermimpi apa. Rencana perburuannya esok hari. Atau siapa yang akan memangsanya. Daun jatuh. Payung yang tertinggal itu terlalu kecil untuk seorang pemburu. Jalan yang menyimpan jejak sepatu itu menuju sungai. Ada suara hewan di kejauhan. Seperti menjawab suara biola tadi. Lalu suara hewan lain. Lalu suara hewan yang lain lagi.  Daun jatuh.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s