Di Jalan Matraman

AKU belum bisa berdamai dengan engkau dan jalan ramai ini.  Seperti kesetiaan yang sia-sia, berdiri di hadapan kemacetan menawarkan brosur kredit mudah untuk memiliki kendaraan. 

Aku belum bisa pulang menemui engkau dan rumah yang belum selesai ketika dulu kutinggalkan. Aku tidak lelah tapi bosan harus jauh memutari jalan hanya untuk menyeberang ke kekosongan.

Iklan

Satu pemikiran pada “Di Jalan Matraman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s