Penyair Lucu dan Tukang Binatu

GAGAL menjadi badut, ia bekerja di sebuah binatu yang
pelanggannya cuma satu, yaitu seorang penyair lucu

Di saku baju dan celana penyair itu selalu ia temukan
potongan puisi, dan salinan kata-kata dari kamus besar

Ia kumpulkan potongan puisi yang ditulis di berbagai
macam kertas itu: kotak rokok, struk belanja Circle-K,
bungkus pecel lele, brosur kredit motor….

Potongan puisi itu misalnya:

1. Ibu, bolehkah aku bermain jauh dari jamban, sekarang
aku sudah tidak mencret di celana lagi,…

2. Selamat tinggal, palu, kata arit sambil berlalu, kita
jadi pasangan yang menakutkan jika kita bersama…

3. Aku ingin mengaji di Pulau Seribu, membaca ayat yang
teduh, agar ombak tenang, dan badai yang nista itu tak
datang membalikkan perahu…

Salinan kata-kata itu misalnya:

1. Kafir, korupsi, takbir, aksi, surban, jubah,
front, reklamasi, komunis…

2. Gubernur, kacamata, gusur, rumah susun, sungai,
bis kota, Tionghoa, bohong, presiden, minoritas….

3. Bumban, embun, senyap, lenyap, bulan, jalan…

Dia membyangkan puisi apa yang hendak ditulis oleh si
penyair dengan potongan bait dan salinan kata-kata itu.

“Ah, kalau cuma begitu, rasanya aku juga bisa menulis
puisi,” ujar si tukang binatu itu.

Ia lalu menulis beberapa judul puisi, dan mengirimkan
ke alamat surat kabar yang juga ia temukan di saku celana
atau baju si penyair lucu langganannya itu.

Timbul pertanyaan: apakah puisi si tukang binatu itu dimuat?

Si tukang binatu itu lupa, tak berharap, tak juga menunggu.

Sampai suatu hari si penyair yang lucu datang menemuinya
membawa surat kabar akhir pekan yang membuat puisi yang…
“sepertinya saya kenal dengan kata-kata di puisi ini.”

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s