Adegan Kecil dalam Skenario yang Tak Sempat Dibaca oleh Sutradara untuk Sebuah Film yang Tak Pernah Dibuat

DIA mengelus kucing putih. Kucing itu perlahan-lahan berubah menjadi awan. Dia hendak menangkup awan itu tapi seluruh awan itu masuk ke dalam matanya. Dia jadi mengantuk dan tertidur.

Awan yang tadi masuk ke matanya menjadi mendung di luar kelopak matanya. Dia bermimpi tentang selembar langit yang akan hujan. Lalu terbangun dengan bulu-bulu mata yang agak basah. Tapi itu bukan air matanya.

DIA:
Siapa yang menangis di mataku semalam?

Ia tak melihat, kucing atau awan itu ingin menjawab tapi mereka terjebak dalam sebuah kitab suci yang pada salah satu halamannya diselipkan  sebuah brosur kursus cara mudah masuk surga yang sudah berlalu lama tanggal penyelenggaraannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s