Menjadi Makmum Tardji Salat Ashar di Masjid Universitas Indonesia

AKU kira dia membaca surah Waktu, di rakaat itu

Waktu petang, angin mempersejuk sisa air wudhu

Aku dengar Allahu Akbar, dan kami tidak sedang
berlari – kami hanya berjalan – lurus dan tenang

Tadi, dia mengingatkan tentang hakikat jual beli,
hidup adalah perniagaan yang terancam kerugian,
tentang tawar-menawar: harga hidup dan harga mati.

Dan Tuhan adalah Juru Lelang yang adil dan terbuka,
dan kita, seberapa tinggi berani menawar Waktu-Nya?

Aku kira dia membaca: Katakanlah, Tuhan itu Satu.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s