Waktu Menunggu – Erik Axel Karlfeldt

2273
Erik Axel Karfeldt

 

Erik Axel Karlfeldt (20 Juli 1864 – 8 April 1931) adalah penyair Swedia yang menerima Hadiah Nobel Sastra pada tahun 1931. Nobel tidak diberikan kepada sosok yang sudah meninggal, kecuali padanya. Namanya diusulkan pada tahun itu dan dia meninggal menjelang pengumuman. Ia konon seharusnya menerima itu pada tahun 1919 tapi ia menolak.

Kenapa ia menerima Nobel Sastra? Akademi Swedia seperti kehabisan kata-kata. Pernyataan resminya cuma menjelaskan hadiah itu diberikan untuk “Puisi-puisi Erik Axel Karlfeldt”.

Kita nikmati satu sajaknya:

Waktu Menunggu
Erik Axel Karlfeldt

Yang termanis adalah waktu menunggu,
Ketika air berlimpah, dan tunas-tunas tumbuh.
Mei bulan yang tak berdandan tapi bikin hati
tertawan, semenawan April di kata petang.
Jangan jalan berlumpur ini menipu engkau,
Lalu hutan lembab itu menggigilkan engkau,
Dan kau terbujuk dedaunan berlagu-merayu.
Bukan di musim panas ini aku berkubang,
yang tak beri apa kecuali pisau yang mengintai
salju yang melebur dalam bayangan pinus kelam,
Dan nyanyian murai di pagi yang dini.

Kekasih terbaik adalah waktu menunggu,
pertunangan sebelum persandingan.
Musim semi yang tak berdandan tapi bikin hati
tertawan, seperti satu rahasia kekasih hati.
Yang jarang berjumpa, yang lekas terpisah
Termimpi-mimpi tentang keajaiban tak kauduga,
Kenapa terasa hidupnya begitu tergesa-gesa.
Buah emas, toh orang lain juga yang memetiknya,
tangan tak sampai bahkan hanya untuk menyentuhnya,
Tamanku pun aku harus segera meninggalkannya,
ketika pohon-pohon mulai bertunas di sana.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s