Berkata Apa Remy Sylado di Podium Musyawarah Sastra Indonesia 2016?

Antara lain dia berkata:

….saya ingin memberi saran kepada Badan Bahasa – dipedulikan syukur, tak dihirau itu biasa bagi pegawai pemerintah yang selalu merasa diri paling betul – adalah memulai dengan penerbitan majalah sastra yang mengikuti zaman, bukan seperti Horison yang seperti kerakap tumbuh di batu, kuno, ndeso, masih seperti zaman dijajah Jepang pada 1940-an.

…. Menangnya Bob Dylan tahun ini di aras sastra paling berwibawa Nobel – yang selama ini dikenal sebagai pop pewujud budaya tanding – tak pelak menjadi ilham bagi kita untuk mengubah cara pikir sastra yang keliru. Badan Bahasa sebagai organ pemerintah harus segera belajar dari perkembangan ini.

Selengkapnya baca di tautan ini -> Remy Sylado – Mengusahakan Sastra Indonesia ke Amerika

 

Baca juga
Menguji Kekuatan Konsep Sajak Sonian
Menguji Kekuatan Konsep Sajak Sonian

Soni Farid Maulana. Pembatasan cuma tambah menyatukan kenang. - "Kabar dari Laut" - Chairil Anwar SAYA Baca

Pessoa, Empat Namanya, Satu Orangnya
Pessoa, Empat Namanya, Satu Orangnya

EMPAT penyair terbesar yang lahir di negeri Portugis adalah Fernando Pessoa, Fernando Pessoa, Fernando Pessoa dan Fernando Pessoa. Ini benar-benar Baca

Menyelidik Karya Sastra seperti H.B. Jassin
Menyelidik Karya Sastra seperti H.B. Jassin

Esai Hasan Aspahani KETIKA Universitas Indonesia menganugerahi gelar doctor honoris causa, pada 14 Juni 1975,  H.B. Jassin menerima dengan kuatir. Baca

Mengikuti “Montase” Jengki: Masuk Keluar Bali, Masuk Keluar Diri
Mengikuti “Montase” Jengki: Masuk Keluar Bali, Masuk Keluar Diri

Sampul buku 'Montase' (Pustaka Ekspresi, Denpasar, 2016)   DI Musyawarah Sastra Nasional 2016, Hotel Bidakara, Jakarta, Baca

3 thoughts on “Berkata Apa Remy Sylado di Podium Musyawarah Sastra Indonesia 2016?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap